Call: 0616612198 | Email: info@smanegeri3medan.sch.id

Sman 3 Medan Gelar Pjj Bantu Anak Putus Sekolah

SMAN 3 Medan Gelar PJJ Bantu Anak Putus Sekolah

SMAN 3 Medan Gelar PJJ Bantu Anak Putus Sekolah

Kepala SMA Negeri 3 Medan Susianto MSi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa  baru Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) yang berlangsung dari 4 sampai 8 Agustus 2026.

 

Kegiatan ini berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia petanda diawalinya proses penyelenggaraan PJJ di seluruh tanah air.

Kegiatan program pelayanan PJJ dilakukan bagi anak putus sekolah (ATS) dimulai usia 16 sampai 18 tahun untuk kelas X jenjang SMA. 

“SMAN 3 Medan ditunjuk sebagai sekolah induk program pendidikan jarak jauh (PJJ) Provinsi Sumatera Utara tahun ajaran 2026/2027 adalah awal perjalanan luar biasa bagi siswa siswi baru,” kata Susianto usai pembukaan secara zoom, Selasa (4/8/2026).

Dia mengatakan, setiap siswa berhak mendapatkan pendidikan berkualitas tanpa terkecuali meski terpisah oleh jarak. PJJ di SMAN 3 Medan saat ini terus berkembang menjadi 15 siswa ATS dengan target pembelajaran sebanyak 36 siswa.

“Kami hadir untuk memastikan itu terpenuhi mari belajar dengan penuh semangat  disiplin, kemandirian dan rasa tanggung jawab. Pembelajaran tanpa kehadiran fisik harian PJJ memungkinkan siswa-siswi belajar dari mana saja,” katanya.

Dijelaskannya, alur hirarki penyelenggaraan PJJ dari Kemendikdasmen RI kepada sekolah induk SMAN 3 Medan Sekolah Pusat Akademik dibantu sekolah mitra selaku Pusat Layanan Daerah seperti SMA Negeri 1 Hinai Kabupaten Langkat, SMA Negeri 1  Kabupaten Siantar dan SMK 1 Negeri Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang dibantu guru, wali kelas dan murid.

Susianto mengungkapkan bahwa sekolah induk PJJ sebagai jantung operation dan peran sekolah mitra sebagai pusat pendidikan daerah.  

Sekolah induk melakukan kegiatan akademik, penyediaan guru, kurikulum, penilaian, rapor dan kelulusan. Sedangkan sekolah mitra hanya melakukan pendampingan, monitoring, komunikasi, layanan lokal dan fasilitasi. 

“PJJ melaksanakan 70% belajar mandiri (asinkron) dan 30% tatap muka virtual (sinkron). Dukungan fasilitas seperti belajar LMS/kelas maya, zoom meeting, Google Workspace, kelas belajar (virtual), Google Drive dan Integrasi Digital,” tambah Susianto.

Melalui jaringan dukungan komprehensif para siswa tidak belajar sendiri. “Kamu tidak belajar sendiri kami ada untuk mendukungmu,” ucapnya.

PJJ mengutamakan disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kemandirian, keaktifan dan pembentukan karakter.  “Kita mungkin dipisahkan oleh jarak tapi kita dipersatukan oleh semangat belajar. Selamat bergabung di keluarga besar PJJ SMAN 3 Medan,” sambung Susianto. 

Reporter : M Nasir (mimbarumum.co.id)

Share: